DWP Kanwil Kemenag Kalbar Panen Eco Enzyme Setelah Tiga Bulan Fermentasi

11 May 2026 Berita munira 30 kali diakses
DWP Kanwil Kemenag Kalbar Panen Eco Enzyme Setelah Tiga Bulan Fermentasi

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan panen eco enzyme hasil fermentasi yang telah dilakukan selama tiga bulan pada Senin, 20 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program penguatan ekoteologi dan gerakan peduli lingkungan di lingkungan Kementerian Agama.

Panen eco enzyme dilaksanakan bersama pengurus dan anggota DWP Kanwil Kemenag Kalbar dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan. Cairan eco enzyme yang dipanen berasal dari proses fermentasi limbah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sayuran yang telah difermentasi selama kurang lebih 90 hari.

Ketua DWP Kanwil Kemenag Kalbar, Hj. Salbia Muhajirin Yanis, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan dan praktik pembuatan eco enzyme yang sebelumnya telah dilaksanakan.

“Alhamdulillah, setelah tiga bulan proses fermentasi, hari ini kita dapat memanen eco enzyme yang telah dibuat bersama. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian kita terhadap lingkungan dengan mengurangi limbah organik rumah tangga,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, anggota DWP bersama-sama membuka wadah fermentasi, menyaring hasil eco enzyme, serta memisahkan ampas organik yang nantinya juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos.

Eco enzyme yang telah dipanen memiliki berbagai manfaat, di antaranya sebagai cairan pembersih alami, pupuk organik cair, penghilang bau, hingga membantu menjaga kebersihan lingkungan secara ramah lingkungan.

Selain menjadi sarana edukasi lingkungan, kegiatan panen eco enzyme ini juga mempererat silaturahmi dan meningkatkan kesadaran anggota DWP untuk menerapkan gaya hidup yang lebih peduli terhadap kelestarian alam.

Melalui kegiatan ini, DWP Kanwil Kemenag Kalbar berharap gerakan pengolahan limbah organik menjadi eco enzyme dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi contoh positif di lingkungan keluarga dan masyarakat.

 

Kembali
0 Komentar
Belum ada komentar.
Tinggalkan Komentar